Jakarta, Luhah.com // Aktor Ali Zainal Abidin Shahab mengenang 13 hari mencekam saat istrinya, Rena Oktavia Muis, terserang stroke. Ia mengaku hampir kehilangan separuh dirinya ketika melihat sang istri terbaring lemah sebelum akhirnya mulai pulih setelah dua bulan berjuang.
“Alhamdulillah sekarang dia sudah pulih. Tapi 13 hari itu ekstrem banget, separuh diri gue hilang pas tahu dia kena stroke,” ujar Ali dalam tayangan Brownis Trans TV, Jumat (31/10/2025).
Pria kelahiran Pekalongan berusia 46 tahun itu menolak anjuran dokter yang memintanya pulang karena hasil pemeriksaan terlihat normal. Ia bersikeras agar Rena dirawat.
“Dari rumah gue sudah feeling, bawa tas segala macam. Sampai rumah sakit dibilang nggak sakit, tapi gue tetap minta dirawat,” kata Ali.
Ali mengaku istrinya mulai mengeluh sejak pagi. “Dia bilang badannya aneh, kepala bagian belakang sakit, respons tangan kanan lambat,” ungkapnya. Ia menduga ada hal serius yang terjadi.
Selama tiga hari, Ali terus membawa Rena ke rumah sakit. Ia melihat kondisi istrinya melemah, meski hasil pemeriksaan selalu menunjukkan normal. “Hari ketiga gue cuma bisa doa, karena dia lemas banget,” kenangnya dengan suara bergetar.
Ali sempat merasa tidak sanggup menghadapi ujian itu. “Ya Allah, gue nggak siap sama cobaan ini. Semua keluarga belum tahu. Anak gue bilang, ‘Sudah Ba, kita hadapi’. Dokter bilang semoga nggak sampai bahaya,” ucapnya.
Dua bulan setelah kejadian, Ali bersyukur melihat kondisi istrinya yang terus membaik. Rena kembali berjalan dan berbicara. “Alhamdulillah, bulan kedua ini dia sudah jalan dan bicara. Masih sedikit nyeret, tapi sudah ikut kumpul sama teman-temannya lagi. Gue percaya kekuatan doa luar biasa,” kata Ali.
Ali juga merasa bahagia karena Rena mulai mengingat seluruh anggota keluarga. “Sekarang dia ingat semuanya. Dulu waktu pertama sakit, dia cuma ingat nama gue dan anak-anak,” tuturnya penuh syukur.
Bagi Ali, kejadian itu mengajarkan arti penting kesehatan dan kebersamaan keluarga. Ia mengaku lebih menghargai setiap momen dengan orang yang ia cintai. “Gue belajar, jangan pernah anggap remeh kesehatan dan waktu sama keluarga,” tegasnya. (run)

