CapCut Down Lebih dari 17 Jam, Kreator PanikCapCut Down Lebih dari 17 Jam, Kreator Panik

Luhah.com // Gangguan besar melanda aplikasi pengeditan video CapCut milik TikTok sejak 25 Januari hingga 26 Januari 2026. Masalah ini berlangsung lebih dari 17 jam dan langsung menghentikan aktivitas jutaan kreator digital di berbagai platform.

Sejak dini hari, pengguna CapCut melaporkan kegagalan mengakses fitur dasar. Aplikasi tidak memuat halaman akun, menolak proses ekspor video, dan menonaktifkan berbagai alat pengeditan penting. Gangguan ini menyerang versi web, desktop, dan mobile secara bersamaan.

Keluhan pengguna membanjiri media sosial seperti Reddit dan X. Seorang pengguna Reddit menyebut gangguan mulai terasa sekitar pukul 03.00 pagi, saat CapCut versi web dan desktop tidak dapat digunakan sama sekali. Aplikasi terus menampilkan pesan kesalahan jaringan tanpa solusi jelas.

Masalah semakin serius ketika pelanggan CapCut Pro ikut terdampak. Mengutip laporan Piunikaweb, banyak pengguna mendapati status langganan Pro tiba-tiba menghilang. Padahal, mereka masih aktif membayar layanan premium. Beberapa kreator bahkan gagal mengakses fitur berbayar sesaat setelah menyelesaikan proses langganan.

Sebagian pengguna memperparah kondisi akun mereka setelah mencoba menghapus dan memasang ulang aplikasi. Upaya tersebut justru membuat sistem mengunci akun dan menghilangkan akses sepenuhnya.

Sementara itu, CapCut versi mobile masih dapat dibuka, tetapi fitur penting tidak berjalan normal. Aplikasi gagal memuat teks, transisi, musik, dan efek. Proses ekspor video juga tidak berfungsi di semua platform. Banyak pengguna menerima notifikasi bertuliskan “kesalahan jaringan” atau pemberitahuan bahwa sistem sedang dalam tahap pembaruan.

Hingga berita ini terbit, pihak CapCut belum menyampaikan pernyataan resmi terkait penyebab gangguan. Namun, sejumlah pengguna melihat notifikasi internal yang menyebut adanya peningkatan layanan di sisi server.

Di waktu yang hampir bersamaan, TikTok juga mengalami gangguan login. Kondisi ini memicu dugaan kuat adanya masalah pada server induk TikTok yang turut memengaruhi layanan CapCut. Sejumlah kreator mengeluhkan turunnya tayangan video dan terganggunya distribusi konten di halaman FYP.

Situasi ini memaksa banyak kreator beralih sementara ke aplikasi lain. Mereka memilih Splice, OpenShot, VN Editor, hingga DaVinci Resolve demi menjaga produktivitas dan jadwal unggahan.

Shares