Luhah.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sungai Penuh mengecek kondisi bangunan Kincai Plaza pada Sabtu (7/3/2026).
Tim PUPR meninjau langsung beberapa bagian bangunan setelah warga melaporkan adanya retakan pada struktur gedung.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan keamanan pedagang dan pengunjung. Aktivitas di pusat perbelanjaan tersebut biasanya meningkat selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Ari Susanto, ST., MT, mengatakan tim teknis turun langsung untuk memeriksa kondisi bangunan.
“Hari ini kami mengecek ketahanan bangunan Kincai Plaza. Kami ingin memastikan kondisi gedung tetap aman bagi pedagang dan pengunjung yang beraktivitas di sini, terutama saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” kata Ari Susanto.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari mitigasi risiko. Pemerintah ingin mencegah potensi kecelakaan akibat kerusakan struktur bangunan.
Tim PUPR memeriksa sejumlah titik yang mengalami retakan. Hasil pengecekan ini akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan langkah perbaikan selanjutnya.
Di sisi lain, masyarakat Kota Sungai Penuh berharap pemerintah segera menyelesaikan persoalan status aset Kincai Plaza. Saat ini bangunan tersebut masih tercatat sebagai aset Kabupaten Kerinci.
Warga berharap pemerintah mengalihkan status aset tersebut kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh. Dengan begitu, pemerintah kota dapat melakukan pembangunan atau renovasi agar Kincai Plaza menjadi pusat perbelanjaan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

