Kerinci, Aksarabrita.com // Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci selama beberapa hari terakhir kembali menimbulkan banjir. Luapan Sungai Batang Merao tidak mampu dibendung dan akhirnya merendam kawasan pemukiman hingga fasilitas umum di Kecamatan Air Hangat dan Air Hangat Barat.
Keamanan dan keselamatan warga menjadi perhatian utama aparat kepolisian. Kapolsek Air Hangat AKP Julisman bersama Waka Polsek Ipda Suburman, S.AP., para Kanit, dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan situasi di lapangan, Jumat (28/11/2025).
“Pemantauan kami lakukan untuk memetakan wilayah terdampak dan memastikan masyarakat dalam kondisi aman. Debit air masih berpotensi meningkat sehingga pengawasan terus diperketat,” tegas AKP Julisman saat berada di lokasi banjir.
Berdasarkan hasil monitoring, banjir melanda 10 desa pada dua kecamatan berikut:
🔹 Kecamatan Air Hangat
- Desa Koto Dua Lama
- Desa Balai
- Desa Air Tenang
- Desa Koto Majidin Mudik
- Desa Koto Majidin Di Air
- Desa Koto Majidin Hilir
🔹 Kecamatan Air Hangat Barat
- Desa Koto Cayo
- Desa Koto Datuk
- Desa Koto Tengah
- Desa Koto Dua Baru
Air tak hanya memasuki pemukiman warga, tetapi juga merendam lahan pertanian dan fasilitas umum. Di Pondok Pesantren Nurul Haq Air Hangat, halaman sekolah masih terendam hingga sekitar ±30 cm.
Meski banjir meluas, Kapolsek memastikan tidak ada laporan korban jiwa. Namun, sejumlah warga mengalami kerugian materi seperti perabot rumah tangga yang rusak dan hasil panen padi yang terendam.
AKP Julisman mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Mengingat curah hujan masih tinggi dan cuaca tidak menentu, masyarakat diminta terus waspada,” ujarnya.
Polsek Air Hangat menyatakan tetap bersiaga di lokasi rawan banjir dan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa. Pemantauan situasi dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi dinyatakan aman. (Fai)

