SUNGAI PENUH – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Sungai Penuh menyoroti aset daerah yang belum kembali ke pemerintah kota. Sejumlah mantan pejabat masih memegang kendaraan dinas.
Kepala BKAD Kota Sungai Penuh, Aflizar, menegaskan pihaknya segera mengambil langkah tegas. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Wali Kota Sungai Penuh, (19/03).
“Kami akan membentuk satgas khusus untuk penertiban aset. Kami mulai dari aset bergerak seperti kendaraan dinas, lalu lanjut ke aset tidak bergerak,” kata Aflizar.
BKAD mencatat masih ada kendaraan dinas yang belum kembali dari tangan mantan pejabat. Tim satgas nantinya akan mendata, menelusuri, dan menarik kembali aset tersebut.
Aflizar menekankan pentingnya penertiban aset agar pengelolaan keuangan daerah tetap tertib. Ia juga meminta semua pihak yang masih menguasai aset daerah segera mengembalikannya.
Langkah ini mendapat perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah kota bisa menjaga aset daerah dengan baik karena aset tersebut berasal dari uang rakyat.

