Sungai Penuh, Luhah.com // Pemkot Sungai Penuh Melakukan kegiatan penanaman pohon serentak di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Rabu (28/1/2026). Momentum peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi ini dimanfaatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memperkuat komitmen membangun kota hijau dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jambi memusatkan penanaman pohon serentak di sempadan Sungai Batanghari, Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi mengikuti kegiatan ini secara daring.
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Ir. Nur Adi Wardojo mewakili Menteri Lingkungan Hidup dalam kegiatan tersebut. Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Danrem 042/Gapu, serta Bupati Muaro Jambi turut hadir langsung di lokasi pusat kegiatan.
Para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi mengikuti kegiatan ini melalui sambungan virtual. Di Kota Sungai Penuh, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, BBTNKS, para kepala OPD, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, organisasi pecinta lingkungan, serta seluruh ASN ikut berpartisipasi.
Gerakan penanaman pohon serentak ini menghasilkan penanaman 201.274 bibit kehutanan di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Pemerintah Kota Sungai Penuh menyumbang 19.434 bibit pohon yang tumbuh di bantaran Sungai Batang Merao.
Wali Kota Sungai Penuh Alfin menegaskan bahwa program ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menekan risiko banjir di wilayah perkotaan.
Alfin menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi menjadi momentum membangun kesadaran bersama untuk merawat alam.
“Momentum HUT Provinsi Jambi ini kita manfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran bersama. Menanam pohon menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” ujar Alfin.
Selain menanam 19.434 pohon pada kegiatan ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh merancang kelanjutan program penanaman bibit pohon di berbagai titik strategis. Program ini menargetkan peningkatan tutupan hijau di seluruh wilayah kota.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kota Sungai Penuh menanam 4.000 pohon di TPST RKE dan 500 pohon di eks TPST RPT. Program tersebut mendorong peningkatan kualitas udara serta pengendalian risiko banjir.
Melalui gerakan tanam pohon serentak ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat kolaborasi bersama masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Jambi. (Fai)

