Pendaki Kini Bisa Menaklukkan Gunung Kerinci Lewat Jalur Baru Solok Selatan

Luhah.com // Kabar gembira bagi para pencinta alam. Gunung Kerinci, puncak tertinggi di Sumatra yang selama ini identik dengan jalur terjal Kersik Tuo, kini bisa ditaklukkan melalui rute baru di Solok Selatan, Sumatra Barat.

Jalur alternatif ini berangkat dari Nagari Bangun Rejo, Kecamatan Sangir, dan menawarkan medan yang lebih landai serta panorama hutan tropis yang masih alami. Tidak hanya itu, pemandangan hutan lumut yang eksotis siap menyambut para pendaki di sepanjang perjalanan.

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) bersama TNI telah melakukan pembersihan lintasan sejak awal Agustus. Kepala Balai Besar TNKS, Haidir, menjelaskan bahwa jalur ini memberikan pengalaman berbeda dibanding rute lama.
“Kalau jalur Kersik Tuo itu menanjak tajam, di sini lebih ramah tapi pemandangannya luar biasa. Ekosistemnya pun lebih beragam,” ujarnya.

Saat ini, pendakian melalui jalur Bangun Rejo memakan waktu sekitar empat hari tiga malam, dengan tarif masuk Rp 100 ribu. Namun, TNKS menargetkan pengembangan fasilitas sehingga waktu tempuh dapat dipangkas menjadi dua hari satu malam, yang otomatis akan menurunkan biaya masuk.

Wajib Pemandu dan Shelter Istirahat
Mengingat jalur ini masih tergolong baru, pendaki diwajibkan menggunakan jasa pemandu dan porter lokal demi keamanan. Sepanjang rute telah disiapkan delapan titik shelter untuk beristirahat, meski sebagian masih dalam tahap penyelesaian.

Untuk memastikan kesiapan jalur, Pemkab Solok Selatan bersama tim gabungan yang terdiri dari Disparbudpora, DPUTRP, TNI, Basarnas, TNKS, perwakilan nagari, dan komunitas pendaki melakukan uji lintasan pada 8 Agustus lalu. Sebanyak 11 anggota tim melanjutkan perjalanan hingga puncak, sementara sisanya bertugas di visitor center.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Syamsurizaldi, mengatakan bahwa pembukaan jalur ini menjadi salah satu program prioritas TMMD ke-125 tahun 2025.
“Jalur Bangun Rejo ini diharapkan menjadi ikon baru pendakian Kerinci, memberikan pilihan rute yang segar, dan menghidupkan potensi wisata di Solok Selatan,” tutupnya.

Dengan jalur ini, para pendaki bukan hanya mengejar puncak, tapi juga menikmati perjalanan yang penuh pesona di jantung alam Sumatra.

Shares