Tanpa Bojan, PERSIB Tunjukkan Mental Juara Lawan Madura UnitedPersib saat latihan (foto persib)

Luhah.com // PERSIB menghadapi ujian berat saat menjamu Madura United tanpa kehadiran Bojan Hodak di pinggir lapangan. Akumulasi kartu kuning membuat sang pelatih tak bisa berdiri di area teknis. Namun situasi itu justru membakar semangat Maung Bandung.

Sejak menit awal, PERSIB langsung mengambil inisiatif serangan. Para pemain tampil disiplin, menjaga jarak antarlini, dan menekan lawan tanpa ragu. Staf pelatih menjalankan instruksi Bojan dengan tegas, sementara para pemain mengeksekusi strategi dengan penuh keyakinan.

Bojan tetap hadir di stadion dan menyatu bersama Bobotoh di tribun. Ia memberi dukungan moral dan menjaga fokus tim dari luar lapangan. Kehadirannya menambah energi bagi skuad yang berjuang di atas rumput hijau.

Bobotoh tak berhenti menyanyikan dukungan sepanjang pertandingan. Mereka menciptakan atmosfer yang menggetarkan dan mendorong pemain terus berlari, merebut bola, serta memenangkan duel demi duel. PERSIB menjawab dukungan itu dengan determinasi tinggi dan mental baja.

Situasi tanpa pelatih utama di sisi lapangan tidak melemahkan tim.

Sebaliknya, PERSIB menunjukkan karakter kuat, kerja sama solid, dan rasa percaya diri yang tinggi. Para pemain membuktikan bahwa mereka tidak bergantung pada satu sosok, melainkan pada sistem, kebersamaan, dan tekad untuk menang.

Laga melawan Madura United menjadi bukti nyata bahwa PERSIB memiliki mental juara. Mereka tetap fokus, tetap agresif, dan tetap percaya diri meski menghadapi tekanan. Tanpa Bojan di bench, PERSIB justru menunjukkan kedewasaan dan kekuatan sebagai tim besar. (***)

Shares