UNESCO Akui Bahasa Indonesia, Ini Momen BersejarahnyaAbdul Mu'ti menyampaikan Pernyataan Nasional dalam Sidang Umum UNESCO ke-43. Foto Kemendasmen

Luhah.com // Sejarah baru tercipta saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menyampaikan Pernyataan Nasional dalam Sidang Umum UNESCO ke-43 di Kota Samarkand, Uzbekistan. Ia menyampaikan pidato penuh semangat dengan menggunakan bahasa Indonesia untuk pertama kalinya.

Momen ini menandai hasil keputusan Sidang Umum UNESCO ke-42 pada 20 November 2023 di Paris, Prancis, yang menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa kerja ke-10 UNESCO.

UNESCO kini memakai bahasa Indonesia dalam dokumen resmi, pidato sidang umum, catatan sidang, konstitusi, dan arsip lembaga internasional tersebut.

UNESCO juga menulis bahasa Indonesia di dinding batu “Tolerance Square” di Markas Besar UNESCO, Paris, bersama sembilan bahasa dunia lainnya.

Langkah ini memperkuat peran bahasa Indonesia di dunia internasional dan mendorong lebih dari 54 negara untuk mempelajari bahasa persatuan bangsa ini.

Bahasa Indonesia kini tampil sebagai simbol diplomasi budaya dan kebanggaan nasional yang menegaskan eksistensi Indonesia di panggung global. (run)

Shares