Sungai Penuh, Luhah.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Tahun 2025 pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menandai keberhasilan ratusan warga lanjut usia (lansia) yang telah menyelesaikan pendidikan nonformal guna meningkatkan kualitas hidup di masa tua.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh makna. Para lansia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias sebagai bentuk komitmen untuk tetap aktif, mandiri, dan produktif.
Sejumlah pejabat daerah menghadiri kegiatan tersebut, antara lain pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi yang diwakili Novita Sari, S.Pd., MM, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah.
Hadir Kepala Dinas PPKB Zamroni, S.IP., M.Si., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, Kepala Kementerian Agama, Ketua GOW Mawarti Azhar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Winda Rahayu, SE., M.Si., staf ahli, asisten sekda, para camat, serta tamu undangan lainnya.
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, yang diwakili Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, memimpin langsung prosesi wisuda. Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menegaskan bahwa para wisudawan menunjukkan semangat belajar sepanjang hayat yang patut menjadi teladan.
“Para lansia hari ini membuktikan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia. Semangat ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri,” kata Azhar Hamzah.
Azhar Hamzah menegaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang inklusif melalui program Lansia Bahagia, sejalan dengan visi Sungai Penuh Juara.
Program ini menempatkan lansia sebagai subjek pembangunan dengan mendorong pola hidup sehat, kemandirian ekonomi, serta partisipasi aktif dalam kehidupan sosial.
“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung lansia agar tetap sehat, mandiri, produktif, dan bermartabat melalui sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Rangkaian wisuda semakin semarak melalui berbagai penampilan seni yang dibawakan para lansia. Salah satu penampilan bertajuk “Siapa Bilang Lansia Tidak Berguna” dari kelompok lansia Kecamatan Pesisir Bukit mendapat apresiasi luas dari para undangan.
Penampilan tersebut menegaskan pesan bahwa lansia tetap memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan budaya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik serta peserta dengan usia tertua sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan ketekunan selama mengikuti pendidikan di Sekolah Lansia Tangguh.
Menutup kegiatan, Azhar Hamzah mengajak para wisudawan untuk terus aktif berkontribusi di lingkungan masing-masing.
“Manfaatkan ilmu yang telah diperoleh untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan penuh rasa syukur,” tutupnya. (Medio)

