SungaiPenuh, Luhah.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, terus bergerak aktif menjalin koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga pusat untuk memperjuangkan dukungan pemerintah pusat bagi pembangunan Kota Sungai Penuh. Pada Senin (25/11), Wako Alfin bersama Sekda Alpian, SE.MM, mendatangi Kementerian Dalam Negeri RI dan berkoordinasi langsung dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah.
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si, langsung menyambut kedatangan rombongan. Ia hadir bersama Direktur Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah, Nasrun, SH, serta Kasubdit Fasilitasi Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Umum (DAU), Azwirman.
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memperjuangkan peningkatan Dana Transfer Daerah Tahun Anggaran 2026/2027. Wako Alfin menekankan bahwa kebijakan efisiensi nasional yang berjalan saat ini menimbulkan tekanan terhadap kondisi fiskal daerah.
Ia menegaskan perlunya penguatan dana transfer agar pelayanan publik tetap berjalan optimal dan pembangunan daerah tidak tersendat.
“Kami mengajukan penguatan dana transfer demi menjaga stabilitas keuangan daerah. Efisiensi anggaran yang terjadi berdampak pada sejumlah sektor prioritas, sehingga kami membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat,” ujar Wako Alfin.
Dirjen Agus Fatoni mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dan memberikan arahan agar setiap usulan dana transfer disertai data lengkap, termasuk proyeksi fiskal, beban belanja wajib, serta rencana pembangunan jangka menengah daerah. Ia juga menyatakan komitmen Kemendagri untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dalam pembahasan skema dana transfer tahun anggaran mendatang.
Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan alokasi dana yang lebih proporsional agar dapat meredam tekanan fiskal sekaligus menjaga keberlanjutan program pembangunan dan layanan publik. (Fai)

