Dampak Serius Siklon Tropis FINA, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di IndonesiaDampak Serius Siklon Tropis FINA, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Indonesia. Foto instagram infobmkg

Jakarta, Luhah.com // BMKG memperingatkan dampak serius dari Siklon Tropis FINA yang bergerak mendekati wilayah Indonesia melalui Laut Arafuru selatan Pulau Tanimbar. Siklon Tropis FINA memicu potensi hujan sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang mengancam Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Peringatan ini BMKG sampaikan melalui unggahan resmi di Instagram @InfoBMKG.

BMKG mendeteksi perkembangan Siklon Tropis FINA sejak 19 November 2025 pukul 01.00 WIB. Pusat siklon berada pada koordinat 9.7°LS–131.6°BT atau sekitar 465 kilometer sebelah selatan barat daya Banda.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyampaikan bahwa siklon tersebut membawa kecepatan angin maksimum 40 knots dengan tekanan minimum 993 hPa. Ia memperkirakan siklon tersebut akan menguat hingga 55 knots dalam 24 jam ke depan dan berpotensi meningkat ke kategori 2, tulis di instargram infobmkg.

Pergerakan siklon yang cukup dekat dengan wilayah Indonesia meningkatkan risiko terjadinya cuaca ekstrem. BMKG memperingatkan potensi hujan lebat–sangat lebat disertai angin kencang serta gelombang tinggi di Laut Arafuru bagian barat dan tengah, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Sawu, serta perairan Kepulauan Leti hingga Tanimbar. Ketinggian gelombang berpotensi mencapai 1,5 hingga 4 meter.

BMKG mengimbau nelayan dan operator kapal agar menunda atau membatasi kegiatan pelayaran untuk sementara waktu demi keselamatan.

Direktur Meteorologi Publik BMKG juga mendorong pemerintah daerah di wilayah terdampak agar memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, banjir bandang, kerusakan infrastruktur, serta pohon tumbang akibat angin kencang.

BMKG menegaskan bahwa TCWC (Tropical Cyclone Warning Center) Jakarta memantau Siklon Tropis FINA secara intensif. BMKG menyampaikan pembaruan informasi dan peringatan dini melalui kanal resmi, termasuk situs resmi, aplikasi InfoBMKG, dan akun Instagram @InfoBMKG. (run)

Shares