Seskab Teddy Indra Wijaya saat jumpa persSeskab Teddy Indra Wijaya saat jumpa pers bahas isu dua pesawat presiden ke luar negeri

Jakarta, Luhah.com //  Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meluruskan isu penggunaan dua pesawat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan luar negeri. Seskab Teddy menegaskan kabar tersebut tidak sesuai fakta.

Seskab Teddy menyatakan Presiden Prabowo hanya menggunakan satu pesawat dalam setiap perjalanan jarak jauh ke luar negeri selama satu tahun terakhir, yaitu Garuda Indonesia Boeing 777.

“Informasi yang menyebut Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan saat kunjungan luar negeri tidak benar,” kata Seskab Teddy.

Presiden Prabowo Sejak Awal Gunakan Pesawat Non-Kepresidenan

Seskab Teddy menjelaskan Presiden Prabowo sejak sebelum menjabat telah terbiasa menggunakan pesawat perusahaan milik pribadi. Pada awal masa jabatan, Presiden menggunakan pesawat perusahaan pribadi dan menambahkan satu pesawat TNI AU Boeing 737 sebagai pendamping.

Pendampingan tersebut memenuhi ketentuan undang-undang karena Presiden harus membawa Paspampres, protokol, tim medis, tim Kementerian Luar Negeri, wartawan, serta unsur pendukung lainnya dalam setiap perjalanan luar negeri.

Istana Perkecil Rombongan Perjalanan Presiden

Seskab Teddy menegaskan Istana kini memperkecil jumlah perangkat kepresidenan dalam setiap perjalanan resmi. Presiden hanya mengajak pihak yang benar-benar memiliki tugas dan fungsi penting.

“Presiden membawa rombongan secara terbatas agar perjalanan berjalan efisien,” ujar Seskab Teddy.

Untuk perjalanan dalam negeri, pemerintah menggunakan pesawat TNI AU Boeing guna mengangkut perangkat dan wartawan. Untuk perjalanan luar negeri, Presiden Prabowo secara konsisten menggunakan Garuda Indonesia Boeing 777.

Garuda Indonesia Jadi Simbol Kekuatan Nasional

Seskab Teddy menyebut Presiden Prabowo memilih Garuda Indonesia untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dan kuat dengan maskapai nasional yang berkelas dunia.

Presiden Prabowo tetap menggunakan konfigurasi standar pada pesawat Garuda Boeing 777 dan tidak mengubahnya menjadi pesawat kepresidenan atau VIP.

Negara Terapkan Standar Cadangan Transportasi

Seskab Teddy menegaskan praktik kenegaraan mewajibkan kepala negara memiliki transportasi cadangan. Negara menerapkan prinsip tersebut pada kendaraan darat maupun udara.

Saat ini, Presiden menggunakan maksimal delapan unit kendaraan, termasuk satu kendaraan cadangan. Pemerintah menerapkan prinsip serupa pada pesawat demi menjamin keamanan dan kelancaran tugas kenegaraan Presiden. (***)

Shares