Luhah com – Pemerintah Kota Sungai Penuh mempercepat penataan Pasar Tanjung Bajure melalui langkah penertiban yang terarah. Wali Kota Alfin, S.H bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah memimpin langsung upaya ini untuk menghadirkan lingkungan belanja yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Pemkot menertibkan aktivitas perdagangan sekaligus memberantas praktik pungutan liar dan premanisme yang selama ini mengganggu kenyamanan. Langkah tegas tersebut langsung memberi dampak positif yang dirasakan pedagang dan pengunjung.
Lingkungan pasar kini tampak lebih bersih, rapi, dan tertata. Pengunjung menikmati suasana belanja yang nyaman tanpa gangguan. Pedagang juga menjalankan aktivitas dengan lebih tenang karena kondisi pasar semakin kondusif.
Pemkot meningkatkan pengawasan sehingga tingkat keamanan naik signifikan. Praktik pungli berkurang drastis dan tidak lagi mengganggu aktivitas jual beli. Pedagang dan pembeli merasa lebih aman saat bertransaksi.
Penataan area dagang membuat arus aktivitas menjadi lebih lancar. Pedagang mendapatkan ruang yang jelas, sementara pembeli bergerak lebih leluasa. Proses transaksi berlangsung lebih tertib dan efisien.
Perubahan fisik pasar terlihat nyata. Kawasan yang sebelumnya semrawut kini tampil lebih tertata dan memiliki nilai estetika yang lebih baik. Kondisi ini ikut mendorong meningkatnya minat masyarakat untuk berbelanja.
Pemkot tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan mendata ulang para pedagang. Langkah ini memastikan penertiban berjalan optimal tanpa mengganggu mata pencaharian masyarakat.
Pemkot mengajak pedagang dan pengunjung untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan pasar. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar Pasar Tanjung Bajure terus berkembang sebagai pusat ekonomi yang aman, nyaman, dan berdaya saing. (Run)

