SUNGAI PENUH – Kehadiran relawan parkir di sepanjang Jalan M. Yamin, tepatnya di depan Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, mendapat apresiasi dari masyarakat. (14/07)
Warga menilai para relawan membantu mengatur kendaraan, menjaga kelancaran lalu lintas, serta meningkatkan keamanan kendaraan pengunjung pasar. Setiap hari, relawan parkir mengarahkan pengendara agar memarkir kendaraan dengan rapi.
Mereka juga membantu keluar masuk kendaraan sehingga arus lalu lintas di kawasan pasar tetap lancar, terutama pada jam-jam sibuk. Relawan parkir merupakan warga yang secara sukarela membantu mengatur parkir dan menjaga keamanan kendaraan di area umum.
Mereka berbeda dengan juru parkir resmi yang ditunjuk pemerintah. Relawan tidak memiliki kewenangan menarik retribusi dan tidak memberikan karcis resmi. Pengendara yang ingin memberikan uang sebagai bentuk apresiasi melakukannya secara sukarela tanpa paksaan.
Karena itu, isu yang beredar di media sosial yang menyebut relawan parkir di depan Pasar Tanjung Bajure melakukan pungutan liar tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.
Hingga kini, masyarakat yang memanfaatkan jasa relawan menyebut pemberian uang dilakukan secara ikhlas sebagai bentuk terima kasih atas bantuan yang mereka berikan.
Sejumlah warga mengaku merasa lebih nyaman berbelanja karena relawan membantu mengawasi kendaraan dan mengurangi potensi kemacetan di depan pasar. Kehadiran mereka juga dinilai mendukung upaya pemerintah menjaga ketertiban di kawasan Pasar Tanjung Bajure.
Masyarakat berharap sinergi antara pemerintah, petugas resmi, dan relawan parkir terus terjalin dengan baik. Mereka juga mengajak semua pihak untuk menyampaikan informasi secara akurat dan melakukan verifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

