Wabup Kerinci Buka Penguatan Kapasitas Tenaga Layanan Perlindungan Anak di Dunia DigitalWabup Kerinci Buka Penguatan Kapasitas Tenaga Layanan Perlindungan Anak di Dunia Digital

KERINCI, Luhah.com – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., memperkuat kapasitas tenaga layanan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melindungi anak dari berbagai ancaman kekerasan di dunia digital. Murison membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Tenaga Layanan tentang Perlindungan Anak di Dunia Digital dan Manajemen Kasus di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan pada 26–28 Agustus 2026 itu menghadirkan tenaga layanan PPA dari seluruh Provinsi Jambi. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI bersama Save the Children turut mendukung kegiatan tersebut.

Murison menilai perkembangan teknologi memberi banyak manfaat bagi anak. Namun, ruang digital juga menghadirkan sejumlah ancaman, seperti perundungan, eksploitasi, penipuan, dan kekerasan terhadap anak.

Karena itu, Murison meminta tenaga layanan PPA meningkatkan kemampuan dalam mencegah kekerasan, menangani laporan, dan mendampingi korban. Ia juga meminta tenaga layanan menguasai manajemen kasus agar setiap laporan mendapat respons cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan korban.

“Anak tidak boleh sendirian. Pemerintah harus hadir untuk melindungi korban sekaligus memperkuat pencegahan agar kekerasan terhadap anak tidak terjadi,” tegas Murison.

Murison menekankan bahwa perlindungan anak membutuhkan kerja sama banyak pihak. Pemerintah, tenaga layanan, keluarga, sekolah, masyarakat, dan lembaga terkait harus membangun lingkungan yang aman bagi anak, baik di lingkungan sehari-hari maupun di ruang digital.

Menurut Murison, tenaga layanan PPA memegang peran penting dalam sistem perlindungan anak. Kompetensi yang kuat membantu tenaga layanan merespons laporan secara cepat, memberikan pendampingan yang tepat, serta membantu korban menjalani proses pemulihan.

Murison juga mengajak orang tua, guru, dan masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia digital. Ia meminta masyarakat segera melapor kepada pihak berwenang ketika menemukan perundungan, eksploitasi, atau kekerasan terhadap anak.

“Ketika kita melindungi anak, kita sedang menjaga masa depan bangsa. Mari hentikan kekerasan terhadap anak, lindungi mereka, dan pastikan setiap anak tumbuh aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan,” ajak Murison.

Shares