Sungai Penuh – Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai wartawan namun tidak memiliki identitas dan tidak menjalankan tugas sesuai kaidah jurnalistik.
Fenomena wartawan abal-abal mulai meresahkan warga maupun pejabat dengan cara yang tidak profesional.
Mereka sering datang secara berkelompok, memaksa meminta keterangan, bahkan tidak menunjukkan kartu pers resmi.
Kondisi ini mendorong masyarakat untuk lebih selektif saat menerima pihak yang mengaku sebagai jurnalis. Wartawan profesional selalu membawa identitas jelas, bekerja dengan sopan, serta melakukan konfirmasi sesuai prosedur.
Warga juga diharapkan tidak memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dapat membuktikan legalitasnya. Langkah ini penting untuk menghindari penyalahgunaan informasi maupun potensi tekanan dari oknum tidak bertanggung jawab.
Selain itu, masyarakat dapat melakukan pengecekan media atau identitas wartawan melalui lembaga terkait guna memastikan kebenarannya.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat diharapkan mampu melindungi diri serta turut menjaga iklim informasi yang sehat dan terpercaya. (Medio)

