Lapak PKL dibiarkan di atas Trotoar, Sungai Penuh ilok Jauh dari HarapanFoto : Lapak PKL dijalan Yos Sudarso, Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH – Warga Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, menilai penataan pedagang kaki lima (PKL) belum berjalan maksimal. Banyak PKL masih berjualan di atas trotoar dan badan jalan.


Kondisi ini membuat pejalan kaki kesulitan melintas. Sejumlah PKL juga meninggalkan lapak dagangan di trotoar setelah selesai berjualan.
Trotoar seharusnya untuk pejalan kaki. Sekarang kami harus turun ke jalan karena terhalang lapak,” kata seorang warga.


Warga mendesak pemerintah kota segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh mengarahkan dinas terkait untuk bertindak langsung di lapangan.


Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perdagangan diharapkan meningkatkan pengawasan dan penertiban secara rutin.


Pemerintah kota menargetkan penertiban PKL untuk mengembalikan fungsi trotoar, mengurangi kemacetan, serta memperbaiki tata kota.


Jika langkah tegas berjalan konsisten, warga yakin Kota Sungai Penuh bisa menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Shares