Kincai Plaza Jadi Primadona, Sekda Provinsi Panggil Bupati Dan Walikota ?Foto : Walikota Sungai Penuh dan Bupati Kerinci

SUNGAI PENUH – Kincai Plaza terus menunjukkan peran penting sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap hari menjadikan pusat perbelanjaan tersebut sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Namun, di balik kontribusinya terhadap perekonomian daerah, Kincai Plaza masih menghadapi persoalan status aset. Saat ini, Kincai Plaza tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Kerinci, sementara lokasinya berada di wilayah Kota Sungai Penuh.

Kondisi tersebut memunculkan harapan dari masyarakat agar pemerintah segera menghadirkan solusi yang jelas dan memberikan kepastian hukum terkait pengelolaan Kincai Plaza. Kepastian status aset dinilai penting untuk mendukung pengelolaan yang lebih efektif serta mendorong peningkatan kontribusi terhadap PAD di masa mendatang.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam waktu dekat akan menggelar musyawarah guna membahas persoalan Kincai Plaza.

Masyarakat berharap musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan yang mampu mengakhiri polemik status aset Kincai Plaza. Selain memberikan kepastian hukum, langkah itu juga diharapkan dapat memperkuat pengelolaan aset daerah dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta pemerintah daerah.Dengan posisi strategis dan kontribusi yang terus berkembang, Kincai Plaza tetap menjadi salah satu aset penting yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PAD di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. (Medio)

Shares