Budapest – Paris Saint-Germain kembali menjadi juara Liga Champions di musim ini. Les Parisiens masuk daftar elite tim yang lebih dari sekali menjadi kampiun,(30/05)
PSG memenangi gelar Liga Champions kedua mereka usai mengalahkan Arsenal 4-3 lewat adu penalti dalam laga final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026).
Tertinggal 0-1, PSG langsung mengambil alih permainan. Fabian Ruiz mendapat peluang pada menit ke-13 setelah menerima umpan dari Desire Doue, tetapi sepakannya melenceng dari sasaran.
Arsenal nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-26 melalui umpan silang Bukayo Saka yang mengarah kepada Leandro Trossard. Namun, Safonov sigap keluar dari sarangnya untuk memotong aliran bola.
PSG terus menggempur pertahanan Arsenal sepanjang babak pertama. Ousmane Dembele melepaskan tembakan keras pada menit ke-37, yang berhasil diblok Gabriel Magalhaes.
Beberapa percobaan Dembele, Desire Doue, dan Fabian Ruiz di penghujung babak pertama juga tak mampu menembus gawang David Raya.
Momentum kebangkitan PSG tercipta pada menit ke-62 ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di kotak penalti saat menyambut umpan Dembele. Wasit menunjuk titik putih setelah mendapat konfirmasi dari VAR.
Dembele yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugas dengan sempurna. Peraih Ballon d’Or 2025 itu menendang bola sudut kiri bawah gawang yang gagal dibaca Raya dan membuat skor berubah 1-1 pada menit ke-64.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri PSG. Vitinha mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-73, sementara Kvaratskhelia hampir membawa PSG unggul pada menit ke-77 andaikan tembakannya tak membentur tiang.
Kedua tim sebelumnya bermain 1-1 selama 120 menit plus injury time.Tim asuhan Luis Enrique sukses mempertahankan gelar yang mereka raih musim lalu. PSG menjadi tim kedua setelah Real Madrid yang mampu menjadi juara secara berturut-turut di era Liga Champions. Bedanya, El Real memenangi titel tiga kali beruntun.

